Fried chicken, cheese
burger atau pizza memang nikmat. Namun, tanpa disadari, makanan
yang digolongkan junk food tersebut, ternyata, sangat berbahaya
bagi kesehatan.
Dalam suatu waktu, pasti pernah
mengalami kondisi ini lagi iseng jalan-jalan di mal, perut lapar,
pilihan langsung jatuh pada paket hemat yang terdiri atas ayam
goreng dan minuman soda. Sedang ada acara ngumpul di rumah, untuk
konsumsinya memesan satu piza ukuran family. Di lain waktu, saat
nonton VCD ditemani sekantong keripik kentang. Lagi iseng nunggu
bus atau habis berolahraga, yang diambil bukan air putih melainkan
minuman bersoda.
Kalau pola makan seperti ini
terus, lama-lama dapat berbahaya, karena makanan yang masuk ke
dalam perut itu bisa digolongkan sebagai junk food.
Junk food adalah kata lain
untuk makan yang jumlah kandungan nutrisinya terbatas. Umumnya,
yang termasuk dalam golongan junk food adalah makanan yang kandungan
garam, gula, lemak, dan kalorinya tinggi, tetapi kandungan gizinya
sedikit.
Yang paling mudah masuk dalam
jenis ini adalah keripik kentang yang mengandung garam, permen,
semua dessert manis, makanan fast food yang digoreng, dan minuman
soda atau minuman berkarbonasi. Biasanya di makanan yang punya
label junk food ini kandungan vitamin, protein, atau mineralnya
sangat sedikit. Padahal, semua itu sangat dibutuhkan untuk kesehatan
tubuh.
Junk food mengandung banyak
sodium, saturated fat, dan kolesterol. Bila dalam tubuh jumlah
ini banyak, maka akan menimbulkan banyak penyakit. Dari penyakit
ringan sampai penyakit berat macam darah tinggi, stroke, jantung,
dan kanker.
Dulu, penyakit-penyakit "berat"
tersebut hanya diderita oleh orang-orang tua yang umurnya di atas
40 tahun. Tetapi, semakin tahun, penderita penyakit mematikan
itu semakin muda saja umurnya. Kalau tidak bisa menjaga diri,
bukan tidak mungkin dalam waktu lima sampai sepuluh tahun ke depan,
kaum remajalah yang menjadi si penderita itu.
Sodium banyak ditemukan pada
makanan yang dimakan dan minum. Sodium adalah bagian dari garam.
Banyak makanan kemasan atau kalengan itu berkadar sodium tinggi.
Sodium banyak terdapat pada french fries (apalagi bila ditambah
dengan shakers), ayam goreng, burger, cheese burger, bologna,
piza, segala jenis snack keripik kentang, dan mi instan.
Sayuran dalam kaleng dan kadang-kadang
juga keju mengandung zat ini. Beberapa penyedap, seperti soy sauce
(biasanya disediakan di resto Jepang atau Asia Timur), garlic
salt, dan onion salt. Hal serupa juga jika menyantap bakso atau
mie ayam di pinggir jalan, garam meja yang disediakan pun mengandung
sodium.
Kadar sodium sendiri tidak
boleh kebanyakan berada dalam tubuh. Untuk ukuran orang dewasa,
sodium yang aman jumlahnya tidak boleh lebih dari 3300 miligram.
Ini sama dengan 1 3/5 sendok teh. Bila sodium terlalu banyak dapat
meningkatkan aliran dan tekanan darah sehingga bisa membuat tekanan
darah tinggi. Tekanan darah yang tinggi juga akan berpengaruh
munculnya gangguan ginjal, penyakit jantung, dan stroke.
Satured fat berbahaya buat
tubuh, karena zat ini merangsang hati memproduksi banyak kolesterol.
Kolesterol sendiri didapat dengan dua cara nih. Ada yang dihasilkan
oleh tubuh dan ada yang berasal dari produk hewan yang dimakan.
Karena itu, idealnya, tidak perlu lagi menambahkan kolesterol
masuk dalam tubuh karena tubuh sudah menghasilkan sendiri kolesterol.
Kolesterol banyak terdapat
dalam daging, daging ayam, ikan, telur, butter, susu, dan keju.
Sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian sama sekali tidak mengandung
kolesterol. Dalam jumlah banyak, kolesterol dapat menutup saluran
darah dan oksigen yang seharusnya mengalir ke seluruh tubuh. Hal
ini sangat berbahaya bila aliran darah dan oksigen yang masuk
ke otak menjadi mampat.
Di samping itu, tingginya jumlah
satured fat akan menimbulkan kanker, terutama kanker usus dan
kanker payudara. Kanker payudara merupakan pembunuh terbesar setelah
kanker usus. Lemak dari daging, susu, dan produk-produk susu merupakan
sumber utama dari satured fat ini.
Beberapa junk food juga ditengarai
mengandung banyak gula. Gula, terutama gula buatan, yang sangat
tidak baik bagi kesehatan karena bisa menyebabkan penyakit gula
atau diabetes, kerusakan gigi, dan obesitas. Minuman bersoda,
cake, dan cookies mengandung banyak gula dan sangat sedikit vitamin
serta mineralnya.
Minuman bersoda mengandung
paling banyak gula. Paling tidak satu kaleng minuman bersoda mengandung
sembilan sendok teh gula. Padahal, kebutuhan gula dalam tubuh
tidak boleh lebih dari empat gram atau satu sendok teh sehari.
Bayangkan jika meminum minuman bersoda dua sampai tiga kaleng
sehari. Betapa banyaknya gula yang menumpuk di dalam tubuh. Parahnya
lagi, minuman bersoda tidak hanya mengandung banyak gula, tetapi
juga mengandung kafein dan zat-zat adiktif lainnya.
Ada beberapa hal yang bisa
dilakukan untuk menghindari junk food:
1. membiasakan diri sarapan
dan makan di rumah, karena makanan rumah lebih sehat dan bergizi.
Jadi, sebelum berangkat kerja atau jalan-jalan (terutama ke mal-mal),
usahakan sarapan. Dengan demikian, bila sampai di tempat yang
dituju keinginan untuk ngemil pun bisa berkurang.
2. Tidak ada salahnya juga
sesekali melihat kandungan yang ada dalam makanan yang dibeli.
Misalnya ketika membeli satu kantong keripik kentang. Coba lihat
di bagian belakangnya pasti ada boks yang menguraikan informasi
nutrisinya atau kandungan dari makanan itu. Dari situ, bisa ditentukan
apakah makanan itu sehat atau tidak.
Caranya, lihat jumlah gram
fat atau lemaknya. Untuk setiap 5 gram lemak dalam makanan itu
sama dengan satu sendok makan. Misalnya sebuah makanan tertulis
memiliki 23 gram itu. Artinya makanan itu mengandung 4,5 sendok
makan lemak. Sementara lemak minimal yang baik diserap tubuh adalah
30 persen dari total kalori. Ini bukan berarti harus antilemak.
Karena lemak itu tetap berguna buat tubuh, tetapi jumlahnya memang
tidak boleh banyak. Setelah itu lihat juga jumlah sodium. Beberapa
makanan, seperti daging merah, memiliki kandungan sodium yang
tinggi.
3. bila sudah tidak tahan dan
ingin makan junk food juga, ambillah porsi kecil terkecil. Misalnya,
dalam satu paket hemat ada dua ayam, maka lebih baik jika dibagi
berdua dengan teman. Kalau membeli es krim, minuman soda atau
menu yang lain, pilihlah yang ukuran small atau regular. Dan jangan
juga tergoda dengan topping atau bumbu tambahan. Sebab, hal ini
akan menambah kandungan kalori dalam makanan.
4. minum air putih sebanyak-banyaknya.
Idealnya minum delapan gelas sehari. Tapi, jika memungkinkan lebih
dari 8 gelas itu lebih baik. Air putih membantu proses pembuangan
dalam tubuh. Semua racun-racun yang ada dalam tubuh akan lebih
mudah dikeluarkan jika rajin minum air putih.
5. perbanyak banyak sayuran
dan buah-buahan. Dua jenis makanan ini tinggi kadar seratnya.
Sangat bagus untuk mengimbangi tubuh yang sudah kemasukan junk
food. Selalu membawa buah-buahan di dalam tas bisa dijadikan kebiasaan
yang baik. Begitu terasa lapar, bisa langsung melahap buah. Pilihlah
buah-buahan yang mudah dan tidak perlu dikupas seperti apel, pir,
tomat, pisang, jeruk, anggur, atau strawbery.
6. olahraga teratur. Paling
tidak dalam seminggu tiga kali, per harinya sekitar setengah sampai
satu jam. Aktivitas tersebut dapat membantu membakar kalori dalam
tubuh. Pilihan olahraga sebaiknya disesuaikan dengan kegemaran.
Jalan kaki selama setengah jam lebih baik daripada cuma nonton
di depan teve.
Setelah mengurangi junk food,
lalu harus banyak-banyak mengonsumsi serat. Serat ini banyak terdapat
dalam sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Idealnya kita mengonsumsi
3-5 porsi sayuran. Sementara buah-buahan kita baiknya mengonsumsi
204 porsi. Buah-buahan sangat baik untuk menyediakan vitamin,
terutama vitamin C, yang membantu stamina tubuh biar enggak cepat
sakit
(Sumber : keluargasehat.com
& idionline-eramuslim)